Showing posts with label guru ngaji. Show all posts

Mari Kita Membantu Orangtua Siswa SMP yang Nilai UN Matematika 100 karena Tidak ada Biaya

Orangtua Siswa SMP yang Nilai UN Matematika 100 Ini Bingung cari sekolah karena ketiadaan dana.
Jaminan sosial  yang mereka harapkan juga tidak ada kepastian. Pernah mereka menanyakan ke dinas sosial Bantul, tapi katanya yang men-survey dari Jakarta langsung mau ngajukan juga gak bisa," ceritanya

Sapta Nur Hidayat (15) raih nilai 100 UN Matematika

Tidak mau mengecewakan anaknya yang terhitung berprestasi tersebut dia pun mengupayakan jalur lain agar anaknya dapat tetap sekolah.
"Akhirnya diberitahu kalau bisa dengan mengurus surat keterangan di dinas pendidikan dasar ya saya ngurus ke sana, akhirnya bisa dapat dan hari ini selesai mendaftar di SMA 1 Bantul pengumuman baru jumat mudah-mudahan bisa lolos," harapnya.

Kegigihan tekadnya didasari dari kemampuan anaknya yang menonjol dan selalu juara kelas sejak duduk di sekolah dasar, di tingkat SMP walaupun tidak selalu menjadi juara kelas namun nilai-nilainya tetap tinggi.

Bahkan di UN SMP yang belum lama diumumkan Sapta berhasil mendapatkan nilai sempurna 100 dalam bidang matematika, sementara jumlah nilai dari 4 mata pelajaran yang diujikan mencapai 369,5.

"Namanya orang tua inginnya yang terbaik buat anaknya, saya ingin sekolahkan anak saya sampai jenjang tertinggi sampai kuliah. Dia pingin kuliah di bidang teknik atau kimia," ujarnya. "Kalaupun nanti jalur ini tidak lolos ya saya tetap usahakan dia sekolah bagaimanapun caranya. Ora disekolahke sayang, masalah ketersediaan biaya dipikir belakangan" . (sumber: tribunjogja.com)




Silahkan bagi calon donatur yang bersedia membantu meringankan orang tua dari Sapta Nur Hidayat (15) ini.

Apakah Allah SWT Menciptakan Kejahatan ?

APAKAH TUHAN ALLAH MENCIPTAKAN KEJAHATAN? 


Seorang profesor yang berpaham Atheis berbicara dalam sebuah kelas fisika.
Profesor: "Apakah Allah menciptakan segala yang ada?"
Para mahasiswa: "Betul! Dia pencipta segalanya."
Profesor: "Jika Allah menciptakan segalanya, berarti Allah juga menciptakan kejahatan."
(Semua terdiam dan agak kesulitan menjawab hipotesis profesor itu).

Tiba-tiba suara seorang mahasiswa memecah kesunyian.
Mahasiswa: "Prof! Saya ingin bertanya.
Apakah dingin itu ada?"
Profesor: "Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada."
Mahasiswa: "Prof! Dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin sebenarnya adalah ketiadaan panas. Suhu -460 derajat Fahrenheit adalah ketiadaan panas sama sekali. Semua partikel menjadi diam. Tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata 'dingin' untuk mengungkapkan ketiadaan panas. Selanjutnya! Apakah gelap itu ada?"

Profesor: "Tentu saja ada!"
Mahasiswa: "Anda salah lagi Prof! Gelap juga tidak ada. Gelap adalah keadaan di mana tiada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari. Sedangkan gelap tidak bisa. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk mengurai cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari panjang gelombang setiap warna. Tapi! Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur melalui berapa besar intensitas cahaya di ruangan itu. Kata 'gelap' dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan cahaya. Jadi! Apakah kejahatan, kemaksiatan itu ada?"
Profesor mulai bimbang tapi menjawab juga: "Tentu saja ada."
Mahasiswa: "Sekali lagi anda salah Prof! Kejahatan itu tidak ada. Allah tidak menciptakan kejahatan atau kemaksiatan. Seperti dingin dan gelap juga. Kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan Allah dalam dirinya. Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Allah dalam hati manusia."
Profesor terpaku dan terdiam!

Dosa terjadi karena manusia lupa menghadirkan Allah dalam hatinya...

WASPADA adanya PROPAGANDA terselubung dalam Parenting

Pendidikan mengganti kata "JANGAN" dengan kalimat positif lainnya adalah PROPAGANDA terselubung dalam PARENTING. 
Waspadai adanya Propaganda Terselubung dalam Parenting. Ingatlah selalu Anak adalah aset paling berharga dunuia kahirat.



Menarik... Rangkuman dr ceramah ustadz Faudhil Adzim, Abah ihsan dan Budi Azhari
ADA APA DENGAN KATA 'JANGAN'

Untuk para orang tua & pendidik harap di simak dengan seksama....!!!!
Kekeliruan Buku Pendidikan:
(1). Mengharomkan kata JANGAN
Salah seorang pendidik pernah berkata, "Pintu terbesar yang paling mudah dimasuk oleh YAHUDI adalah 2 yaitu
  • dunia psikologi dan
  • dunia pendidikan."


Karena itulah, berangkat dari hal ini.
Kita akan mengupas beberapa "KEKELIRUAN" pada
  • buku-buku
  • pendidikan,
  • seminar,
  • teori pendidikan, dll.
yang kadang sudah menjangkiti beberapa para pendidik muslim, para ayah dan ibu.
Beberapa waktu lalu, saya sepakat dengan hal ini.

Maka dengan tertulisnya artikel ini, saya BERTAUBAT kepada Alloh subhanahu wa ta'ala dari bahayanya doktrin di atas.

Mari kita lihat, beberapa perkataan-perkataan
'DALAM PENDIDIKAN' tentang larangan mengucapkan kata JANGAN pada anak,

Diantaranya Ay*h Ed*,
dia mengatakan pada buku "Ay*h Ed* Menjawab" hal. 30,
"..gunakan kata-kata preventif, seperti
  • hati-hati,
  • berhenti,
  • diam di tempat, atau
  • stop.
Itu sebabnya kita sebaiknya tidak menggunakan kata JANGAN karena alam bawah sadar manusia tidak merespons dengan cepat kata JANGAN..."

Pada media online, det*k.com, pernah menulis judul artikel :
'Begini Caranya Melarang Anak
Tanpa Gunakan Kata 'Tidak' atau
JANGAN,
bertuliskan demikian,
"...Tak usah bingung, untuk melarang anak tak melulu harus dengan kata JANGAN atau tidak..."

Pada sebuah artikel lain, berjudul,
"Mendidik Anak Tanpa Menggunakan Kata JANGAN”
tertulis,
"Kata JANGAN akan memberikan nuansa negatif dan larangan dari kita sebagai orang tua,
maka dari itu coba untuk mengganti dengan kata yang lebih positif dan berikan alasan yang dapat diterima anak..."

Nah, inilah SYUBHAT (KERAGUAN). Indah nampaknya, tapi di dalamnya terkandung "bahaya yang kronis".

Mari kita bahas syubhat yg mereka gelontorkan.
Sebelumnya, kalau kita mau teliti, mari kita tanyakan kepada mereka yang melarang kata JANGAN,
apakah ini punya landasan dalam al-Qur'an dan hadits?
Apakah semua ayat di dalam al-Qur'an tidak menggunakan kata "Laa (JANGAN)"?

Mereka pun mengatakan jangan terlalu sering mengatakan JANGAN.
Sungguh mereka lupa bahwa lebih dari 500 kalimat dalam ayat Al-Qur’an menggunakan kata JANGAN. Allohu Akbar, banyak sekali! Mau dikemanakan kebenaran ini?
Apa mau dibuang?
Dan diadopsi dari teori dhoif?

Kalau mereka mengatakan kata JANGAN bukan tindakan preventif (pencegahan),
maka kita tanya, apakah Anda mengenal Luqman AL-Hakim?
Surah Luqman ayat 12 sampai 19. Kisah ini dibuka dengan penekanan Allaah bahwa Luqman itu orang yang diberi hikmah, orang arif yang secara tersirat kita diperintahkan untuk meneladaninya (“walaqod ataina luqmanal hikmah….” . dst)

Apa bunyi ayat yang kemudian muncul?

Ayat 13 lebih TEGAS menceritakan bahwa Luqman itu berkata kepada anaknya,
“Wahai anakku, JANGANLAH engkau menyekutukan Alloh.
Sesungguhnya syirik itu termasuk dosa yang besar”.
Inilah bentuk tindakan preventif yang divaliditas dalam al-Qur'an.

Sampai pada ayat 19, ada 4 kata “laa” (JANGAN) yang dilontarkan oleh Luqman kepada anaknya,
yaitu:
  • “laa tusyrik billah”,
  • “fa laa tuthi’humaa”,
  • “wa laa tusho’ir khoddaka linnaasi”, 
  • dan “wa laa tamsyi fil ardli maraha”.

Luqman tidak perlu mengganti kata “JANGAN menyekutukan Alloh” dengan
(misalnya) “Esakanlah Alloh”.
Pun demikian dengan “Laa” yang lain, tidak diganti dengan kata-kata kebalikan yang bersifat anjuran.
Mengapa Luqmanul Hakim tidak menganti "JANGAN" dengan "diam/hati-hati"? Karena ini bimbingan Alloh.

Perkataan "JANGAN" itu mudah dicerna oleh anak, sebagaimana penuturan Luqman Hakim kepada anaknya.

Dan perkataan JANGAN juga positif, tidak negatif.
Ini semua bimbingan dari Alloh subhaanahu wa ta'aala, bukan teori pendidikan Yahudi.

Adakah pribadi psikolog atau pakar parenting pencetus aneka teori ‘modern’ yang melebihi kemuliaan dan senioritas Luqman? Tidak ada!

Luqman bukan nabi, tetapi namanya diabadikan oleh Allaah dalam Kitab suci karena ketinggian ilmunya.
Dan tidak satupun ada nama psikolog kita temukan dalam kitabullah itu.

Membuang kata “JANGAN” justru menjadikan anak hanya DIMANJA oleh pilihan yang serba benar.

Ia tidak memukul teman bukan karena mengerti bahwa memukul itu terlarang dalam
agama, tetapi karena lebih memilih berdamai.

Ia tidak sombong bukan karena kesombongan itu dosa,
melainkan hanya karena menganggap rendah hati itu lebih aman baginya.

Dan, kelak, ia tidak berzina bukan karena takut adzab Allaah, tetapi karena menganggap bahwa menahan nafsu itu pilihan yang dianjurkan orang tuanya.
Nas alulloha salaman wal 'afiyah.
Anak-anak hasil didikan tanpa “JANGAN” berisiko tidak punya “sense of syariah” dan keterikatan hukum.

Mereka akan sangat tidak peduli melihat kemaksiatan bertebaran, tidak perhatian lagi dengan  "amar ma'ruf nahi mungkar",  tidak ada lagi minat untuk mendakwahi manusia yang dalam kondisi bersalah, karena dalam hatinya berkata “itu pilihan mereka, saya tidak demikian”. Mereka bungkam melihat penistaan agama karena otaknya berbunyi “mereka memang begitu, yang penting saya tidak melakukannya”.
Itulah sebenar-benar paham liberal, yang ‘humanis’, toleran, dan menghargai pilihan-pilihan.



Jadi,
yakini dan praktikkanlah teori parenting Barat itu agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi liberal.
Simpan saja AL-Qur’an di lemari paling dalam dan tunggulah suatu saat akan datang suatu pemandangan yang sama seperti kutipan kalimat di awal tulisan ini.

Astagfirulloh...
Semoga Alloh subhanallohu wa ta'aala memberi taufik kepada kita semua.....
Aamiin......
Mari kita renungkan bersama

Episode 'Meninggal Dunia dengan Indah' waktu Sholat Jum'at

Tidak semua orang dengan topik kematian, apalagi bacanya pagi-pagi gini. Tapi kalo gimana kalau topiknya 'Meninggal dunia dengan Indah', tentu semua orang ingin mengalaminya.
Kita tahu bahwa kita tidak bisa menebak tentang saat kematian. Yes, kematian memang adalah bukti adanya Allah SWT, bukti bahwa usia/hidup kita sudah ada yang mengatur. Kemarin, ada berita siswa menabrakkan dirinya ke kereta api yang sedang berjalan di Stasiun Gubeng Surabaya, hampir semua orang sudah mengira bahwa siswa tersebut pasti akan tewas (karena tertabrak kereta), tapi ternyata takdir Allah lain. Mungkin takdirnya kira-kira begini : "Siswa ini XXX, tanggal sekian mencoba bunuh diri, tapi tidak sampai tewas".

Maaf, saya hanya ingin menekankan kembali bahwa hidup kita bergantung dari takdir. Kekayaan, jodoh, usia/kematian adalah satu contoh adanya takdir Allah.

Ini salahsatu contoh Meninggal Dunia dengan Indah, yaitu KH. Misbah Sadat, Pengasuh Ponpes Darut Tauhid Surabaya. Berikut adalah kronologinya

KH Misbah Sadat meninggal dunia di Masjid UNAIR

*MENINGGAL DUNIA dengan INDAH*

  • Hari Jum'at 13 Mei 2016, telah wafat *KH Misbah Sadat* _Pengasuh PonPes Darut Tauhid_ Surabaya. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau. 

  • Beliau sedang menyampaikan Khutbah Jum'at di Masjid UNAIR Surabaya.
  • Isi khutbahnya membahas tentang kematian.
  • Beliau sampaikan : "Kematian itu terjadi bukan karena sakit, kecelakaan, atau yang lain, tapi karena takdir"
 

  • Ketika akan sampai pada khutbah kedua, beliau jatuh terduduk dan terdiam.
  • Waktu itu ada dokter yang menjadi makmum.
  • Ketika diperiksa nadinya, dokter itu bilang Kyai sudah tidak ada (meninggal dunia).
  • Namun, tiba-tiba tak lama kemudian beliau membuka matanya, dan berdiri pelan minta melanjutkan khutbah kedua.
  • Setelah khutbah selesai, dilanjutkan Sholat Jum'at dengan Imam pengganti, beliaupun ikut sholat sebagai makmum.
  • Pada waktu sujud, beliau tidak bangun lagi.
  • Setelah selesai sholat, dokter memeriksanya lagi, dan beliau dinyatakan meninggal dunia
  • Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji'uun*.
Begitulah Begitu indahnya episode terakhir kehidupan beliau.
Bagaimana dengan akhir hidup kita kelak?
Semoga kita meninggal dalam keadaan husnul khotimah. Aamiin.

Ada Hikmah dari seorang Penjual Kerupuk keliling

Percakapan antara saya dan seorang penjual kerupuk keliling
Saya : pak,krupuk berapa hrgnya?
Bpk : 3000 mas
Saya : beli 3 ya pak
Bapak itu berdiri dan meraba2 letak tas pinggang nya..
Saya : Astagfirullah... Ternyata bapak itu buta (#dlm hati)
Saya liat bapak itu cm bengong. .
Saya : ini uangnya pak.
Bpk : 3 ya. Jd 9000
Saya : iya
Bpk : uangnya brp?
Saya : X0. 000
Bpk ; bntr ya kembalian nya
Bpk itu sibuk membongkar uang di tas nya..nyaris d kluar smua. .d tangannya
Bpk : Ambil saja mas kembaliannya.
Saya : Seketika itu sayapun terkejut mendengar perintah dari si Bpk.
Dlm hati, "gw kan cuma pengen tau gmn cara bpk itu balikin kembalian...ga serius ambil kembali nya..."
Saya : Lalu secara spontan saya bertnya kpd bpak itu.
pak. Klo saya kasih uangnya 2000 terus saya ambil kembali nya 10rb. Bpk kan ga tau. Trs nanti bpk rugi dong?
Bpk : Gusti Allah ga akan salah alamat kasih rejeki mas. Klo sekarang saya harus rugi, saya yakin Gusti Allah pasti lg nyiapin rejeki lain buat saya..
Saya : Subhanaallah, gemetar hati mendengarnya #speechless

bpk : udh ambil uang kembalian nya?
Saya : ga usah pak.. hari ini. .Allah kirim rejeki untuk bpk..
Bpk : Terima kasih mas
Saya : sama2.. Bpk hati2 ya..

#Orang yg punya kekuranganpun masih giat mencari rejeki, kok yg punya kelebihan dari beliau masih malas2an...
Semoga dapat diambil hikmahnya
Tolong di share kan ke yang lain

Renungan Pagi Hari : SAAT BANGUN TIDUR, MIKIRIN APA ?

Renungan Pagi Hari

BANGUN TIDUR MIKIRIN APA ?

Saudaraku, apa yg anda pikirkan pagi ini? Jawabannya pasti macam2, ada yg mikirin kerjaan numpuk di kantor, mikirin harga dan dollar yg naik trs, mikirin utang, mikir mau kemana hari ini dll.

Semua yg dipikiran adlh lebih berorientasi pada diri sendiri, duniawi dan kemaslahatan pribadi.

Rasulullah Rasulullah shalallahu alaihi'wassalam bersabda :
" Barangsiapa yg bangun di pagi hari namun hanya dunia yg dipikirkannya, shg seolah2 dia tdk melihat hak Allah dlm dirinya maka Allah akan menanamkan 4 penyakit dlm dirinya:  kebingungan yg tiada putusnya, kesibukan yg tidak ada ujungnya, kebutuhan yg tdk terpenuhi & keinginan yg tidak tercapai". ( HR. Ath Thabrani).

Karenanya tdk heran, jika dipagi hari yg cerah ini, banyak org sdh stress, bingung, resah, gelisah, takut & berbagai penyakit dunia lainnya, krn pikirannya hanya utk dunia!.

Maka mulailah pagi harimu dg menjaga hak Allah pd dirimu, & bersyukhur krn Dia masih memberi umur dan kesempatan utk hidup, dg demikian Allah akn menjaga 'dunia'mu.

Apa yg perlu dikhawatirkan jika anda tlh mendapatkan yg lbh baik dr dunia dan seisinya?
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

"Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya."(HR. Muslim725).

  • Apa yg anda takutkan jika Allah yg maha memiliki alam semesta ini tlh menjamin hari mu? 

  • "Barangsiapa yg shalat subuh maka dia berada dlm jaminan Allah..." (HR. Muslim no. 163)
  • Dan apa yg perlu diresahkan jika dg  dzikir pagimu, Allah akn mengangkat derajatmu? 

  • "Maukah kamu aku tunjukkan  perbuatanmu yg terbaik, paling suci di sisi Raja-mu (Allah), & paling mengangkat derajatmu; lbh baik bagimu dari infak emas atau perak, ..."  Beliau bersabda: "Dzikir kepada Allah Yang Maha tinggi." (HR. At-Tirmidzi no. 3377)

  • Dgn berdzikir maka  pagi mu akn mjd lbh indah & berseri.
"…Ingatlah, hanya dg mengingati Allah-lah hati mjd tenang." (QS. Ar-Ra'd: 28).

Lalu tutup pagimu dg sholat dhuha, bersedekah utk 360 persendianmu, maka Allah akn mencukupimu hingga sore hari :
"Allah Ta'ala berfirman: Wahai anak Adam, jgn-lah engkau tinggalkan 4 raka'at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akn mencukupimu di akhir siang." (HR. Ahmad (5/286),

"Manusia memiliki 360 persendian. Setiap persendian itu memiliki kewajiban untuk bersedekah." Para sahabat pun mengatakan, "Lalu siapa yang mampu bersedekah dengan seluruh persendiannya, wahai Rasulullah?" Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lantas mengatakan,

"Menanam bekas ludah di masjid atau menyingkirkan gangguan dari jalanan. Jika engkau tidak mampu melakukan seperti itu, maka cukup lakukan shalat Dhuha dua raka'at." (HR. Ahmad, 5: 354

Betapa tenang dan damainya pagi hari jika kita mulai dg memelihara hak Allah.  Allahu a'lam.

Selamat pagi, selamat bersyukur selamat menjemput rahmat dan karunia-Nya. Aamiin..
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Alhamdulillaah

Semoga hari  ini lebih  baik  dari  hari  kemarin 
Saling mendoakan satu dengan yang  lain  ..yang  lagi  tertimpa musibah atau cobaan semoga di berikan kesabaran, yang hari  ini ada sakit  semoga di  berikan kesembuhan, Semoga  Allah Subhana wa ta'ala memudahkan dan  melancarkan  segala urusan ..
آمـــــــــــــــين يا رب العالمين

____________________________
berbagi faidah merajut ukhuwwah

***

Ibu Siti Rahmani Rauf, Pencipta Metode Baca 'Ini Budi' Meninggal Dunia

Tentunya kita masih ingat bacaan :
Ini Budi
Ini Ibu Budi
Ini Bapak Budi
Ini Kakak Budi
 
Nah, ada kabar duka datang dari dunia pendidikan. Perempuan yang memperkenalkan metode baca 'Ini Budi', yakni Ibu Siti Rahmani Rauf, telah meninggal dunia.

Metode membaca era 1980-1990 an "Ini Budi"
"Innalilahi Wa Inna Ilaihi Rajiun. Telah berpulang dengan tenang Ibu Siti Rahmani Rauf. Ibu Siti meninggal pada usia 97 tahun pada Selasa (10/5) pukul 21.20 WIB tadi malam. Pihak keluarga berdoa dan minta kepada masyarakat Indonesia umumnya agar mendoakan Ibu Siti diterima pahala dan amal baiknya di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta diampuni kekurangannya.

Sosok Siti Rahmani Rauf (97) itulah yang dulu menciptakan alat peraga metode baca "Ini Budi", membantu jutaan anak Indonesia era 80-90 an jadi mudah membaca dan mengenal bahasa Indonesia.

Selamat Jalan Bu Siti dari saya "Ini Kawan Budi".

DIbutuhkan Guru Ngaji se-Indonesia GAJI minimal 2 juta/bulan

Dibutuhkan! #GuruNgaji di seluruh Nusantara

Yayasan Askar Kauny bekerjasama dengan BNI Syariah, sedang mencari #Guru Ngaji di 70 kota di Indonesia dengan tugas sebagai berikut
  1. Mengajarkan anak-anak berusia 6-10 tahun agar bisa mengaji
  2. Menghafal Al-Quran menggunakan metode Menghafal Al-Quran Semudah Tersenyum 1 pertemuan 1 ayat. Menghafal beberapa surat di Juz 30
  3. Memberikan bimbingan karakter/akhlaq kepada siswa didik
  4. Jadwal belajar 2-3 kali dalam sepekan, 1 jam per pertemuan, setiap pukul 4 sore waktu setempat
  5. Jumlah siswa berkisar antara 20-30 siswa

Proses pembelajaran akan dilakukan di kantor cabang BNI Syariah di kota terdekat
Periode I dilaksanakan mulai 11 April - 4 Juni 2016
  • Gaji mulai Rp 2 juta per bulan

Persyaratan:
  1. Muslim Ikhwan/Akhwat
  2. Memiliki semangat mengajar anak berusia 6-10 tahun
  3. Kreatif, ceria dan bisa membuat suasana kelas gembira
  4. Bisa mengajarkan hafalan dengan metode Menghafal Al-Quran Semudah Tersenyum
  5. Mematuhi kurikulum ajar yang disediakan
  6. Memiliki bacaan tajwid/makhraj yang baik benar
  7. Disiplin memberikan laporan aktivitas pembelajaran dalam bentuk foto/video/narasi
  8. Member HOTS/TOT/ODT Askar Kauny diutamakan

Kirimkan lamaran anda melalui Whatsapp atau email paling lambat tanggal 22 April 2016 dalam format

 #GuruNgaji
Nama Lengkap :
Jeniskelamin : 
Umur        
NomorWhatsapp
Daerah Yang di lamar
⚙ PengalamanMengajar

Kirim ke WA 081299294471 atau ✉ info@kauny.com

Berikut ini beberapa daerah penempatan #GuruNgaji Askar Kauny

Yogyakarta
Kusuma Negara, Bulak Sumur, Godean, Kaliurang, Bantul, RS Mata Dr YAP, FE UII, RS PKU Muhammadiyah

Pekalongan
Masjid Syuhada, Tegal, RS Islam Siti Khodijah

Semarang
Jl. Ahmad Yani, Univ. Sultan Agung, Ungaran, Teaching Hospital, Hidayatullah Jl Durian Selatan

Malang
Jl. Jaksa Agung Suprapto, Batu, Kepanjen Jl. A Yani, Pengadilan Agama Kepanjen

Pasuruan
Jl. Panglima Sudirman

Banjarmasin
Jl. Jendral A. Yani, Sungai Danau, Batulicin, SMAN 7

Jakarta Timur
Komplek Graha Mas Pemuda, Kalimalang, Cibubur, Cililitan, Otista, Buaran, RS Haji Jakarta

Jakarta Selatan
Fatmawati, UIN Syarif Hidayatullah, Tebet, Bintaro Veteran, Cilandak, Panglima Polim, Kalibata, Juanda Ciputat

Bandung
Jl. Buah Batu, Cigondewah, Dago, Suropaticore, Cimahi, Geger Kalong, Jatinangor, Universitas Pendidikan Indonesia

Padang
Jl. Belakang Olo, Bandar Buat, Gajah Mada, Dharmasraya, RS Yarsi, RS Bunda Medical Center

Makassar
Jl. Andi Pangeran Pettarani, Gowa, Latimojong, RS Ibnu Sina, Universitas Indonesia Timur

Medan
Jl. Kapten Maulana Lubis, Katamso, Binjai, Pusat Pasar Medan, Univ. Islam Sumatera Utara

Palembang
Jl. Jendral Sudirman, Lubuk Linggau, Demang

Jakarta Pusat
Benhil, Gedung Kemenag RI, Mahkamah Agung, Jl. Jendral Sudirman, Gedung Tempo, Sekertariat Mahkamah Agung, Salemba, Roxy, Mampang Square

Surabaya
Jl. Darmo, Jl. Rajawali, Jl. Diponegoro, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Sumenep, Dharmawangsa, Ngagel

Pekanbaru
Jl. Jendral Sudirman, Panam, Pangkalan Kerinci, UIN SUSKA

Cirebon
Jl. Sisingamaraja, Plered, Univ. Muhammadiyah

Surakarta
Jl. Slamet Riyadi, Sragen, Klaten, STIKES Muhammadiyah Klaten

Bogor
Jl. Pajajaran, Tajur, Cibubur Country, Cibinong, Sentul

Balikpapan
Jl. Jendral Sudirman, Ruko Balikpapan Baru

Jakarta Utara
Kelapa Gading, Pasar Koja, Enggano, Harco Mangga Dua, Cempaka Mas, Sunter, Cakung, RSU Sukapura Cakung, RS Pelabuhan

Tangerang
BSD, Cimone, Gading Serpong, Bintaro Kebayoran Arcade, Pamulang, Karawaci, SMP Insan Robbany

Lampung
Tanjung Karang, Bandar Jaya

Madiun, Tulungangung, Jember, Banyuwangi

Kediri
Ruko Hayam Wuruk, Gudang Garam, Uniska, PG/TK/SD Plus Rahmat, STIKES Surya Mitra Husada, Univ. Nusantara PGRI

Banda Aceh
Jl. Tengku Daud Beureueh, Univ. Ar Rainy, Lhokseumawe, Beureun

Bekasi
Sentra Niaga A. Yani, Jababeka Cikarang, Tambun, Pondok Gede, Harapan Indah, Sekolah Teratai Putih, Yayasan Al Fida

Batam
Jl. Raden Patah, Batuaji, Tanjung Balai Karimun, POLTEK Negeri Batam

Jakarta Barat
Meruya, Univ. Trisakti, Cengkareng, Ciledug

Cilegon, Serang

Depok
Margonda, Cinere, Sawangan

Samarinda, Tarakan, Pontianak, Sintang, Palangkaraya, STAIN Palangkaraya

Purwokerto, Cilacap, Kudus, Jepara, Banjar Baru

Jambi, Bukittinggi, Payakumbuh, Bengkulu, Univ. Muhammadiyah Bengkulu

Denpasar, Mataram, Masbagik

Karawang, Sukabumi, Cianjur

Tasikmalaya
Mesjid Agung, Yayasan Al Muttaqin Jl. Sutisna, Yayasan Al Furqon Mekarsari

Palu, Universitas Al Khairat Palu, Kendari

Informasi Lanjut
0812 9929 4471
http://www.kauny.com